SEJARAH BATIK CAP

SEJARAH BATIK CAP

Pada tahun 1905, didirikan uni perdagangan Islam (serikat dagang islam=SDI) yang dibentuk oleh KH Samanhudi, adalah salah satu tokoh pedagang batik di Laweyan berjuang untuk menyatukan semua pedagang batik pribumi muslim terutama di daerah Laweyan penjajahan Belanda yang memiliki pengaruh kuat di Surakarta kerajaan-kerajaan.  Sebenarnya kampung batik Laweyan sudah terkenal sejak awal kemerdekaan republik ini. Bahkan jauh sebelum itu kampung Laweyan sudah mengukir sejarah dengan munculnya serikat dagang islam yang dibentuk oleh KH. Samanhudi, salah satu saudagar batik terkemuka. Lewat SDI inilah nafas islam menjadi bagian yang penting dalam perdagangan di Indonesia. Di wilayah ini pula berdiri bangunan Masjid Laweyan yang konon dibangun pada tahun 1546 Masehi.

Para saudagar batik tadi membuat batik dengan menggunakan cap atau canting sebagai peralatan kerja. Dalam proses pembuatannya menggunakan lilin yang ditorehkan di kain putih. Lilin atau malam digoreskan menggunakan cap tembaga atau canting.  Karena dibuat menggunakan cap makan dinamakan batik cap sedangkan yang menggunakan canting disebut batik carik atau batik tulis. Malam atau lilin ini melekat di kain putih lalu dalam proses pengerjaanya disertakan warna untuk memperintah corak motif batik.

PERKEMBANGAN BATIK CAP DI INDONESIA

Batik di indonesia memang selalu mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Pada awanya hanya terdapat batik tulis yang dikerjakan oleh para pengrajin wanita menggunakan canting. Sekitar pertengahan abad ke-19, ”canting cap”  ( biasa disebut hanya ”cap” saja ) mulai dikembangkan. Canting cap merupakan sebuah alat yang berbentuk seperti stempel besar yang telah digambar pola batik. Pada umumnya pola pada canting cap ini dibuat dari bahan dasar tembaga, tetapi ada pula yang dikombinasikan dengan besi. Dari jenis produksi batik cap ini, pembatik bisa menghemat tenaga, dan tak perlu menggambar pola atau desain di atas kain.

Batik cap juga mengalami perkembangan, dengan dikenalnya cap kayu. Cap yang terbuat dari kayu ini lebih ekonomis dan lebih mudah pembuatannya. Pola pada kayu diukir dan dibentuk seperti stempel sama halnya dengancap tembaga. Batik menggunakan cap kayu ini dapat dibedakan dari cap tembaga karena kayu tidak menghantarkan panas sebaik tembaga sehingga malam (lilin) yang menempel pada kayu. Sehingga lebih tipis, dan hasil pengecapannya yang terbentuk pun memiliki kekhasan tersendiri. Biasanya terdapat sedikit warna yang meresap pada batik karena lilin yang menempel terlalu tipis, sehingga terlihat gradasi warna pada pola antara pinggir motif dan tengahnya.

CIRI-CIRI BATIK CAP

  • Batik cap dikerjakan menggunakan cap yaitu alat yang terbuat dari tembaga yang dibentuk sesuai motif yang diinginkan.

  • Bentuk atau motif pada batik cap  memilki pengulungan yang jelas. gambar terlihat berulang dengan motif yang sama dengan ukuran garis motif yang lebih besar bila dibandingkan dengan batik tulis.

  • Dan ini yang paling jelas untuk menentukan apakah batik yang anda beli itu adalah batik cap atau batik tulis, batik cap mempunyai gambar yang tidak tembus pada ke dua sisi kain. Jadi artinya hanya salah satu sisi saja yang bergambar.

  • Tidak memiliki gambar atau motif detail

  • 4. alat dan bahan membuat batik cap

  • Kasur (bantalan)=> bantalan kasur ini terbuat dari kapas yang dibungkus dengan kain, berfungsi sebagai lapisan bantalan kain mori yang akan dicap.

  • Taplak => Taplak ini terbuat dari kain katun yang berfungsi untuk lapisan kasur

  • Kompor => Terbuat dari besi yang menggunakan sumbu, berfungsi untuk perapian saat melelehkan lilin malam.

  • Meja => Meja ini terbuat dari kayu yang berfungsi untuk meletakan kasur bantalan.

        1. Londo

Berupa jambangan kecil yang berisi air dan abu yang berfungsi untuk dipergunakan membasahi kasur agar tetap basah saat akan dipergunakan untuk meletakan mori saat akan di cap.

       2. Anglo Besar

Anglo ini terbuat dari gerabah yang berfungsi untuk tungku yang didalamnya diletakan kompor untuk perapian. penggunaan anglo ini untuk dilindungi api dari angin sehingga api dapat menyala lebih tenang.

        3. Loyang

Loyang terbuat dari besi dan berbentuk seperti wajan dengan dasar datar dan berdiameter 40cm, loyang ini berfungsi untuk tempat lilin malam saat dipanaskan.

        4. Serak kasar dan Serak Halus

Serak kasar dan serak halus ini terbuat dari kain katun dengan bentuk seperti kain kasa berfungsi sebagai lapisan diatas angsang untuk meletakan cap saat pengambilan lilin malam yang sudah meleleh.

          5. Angsang

Angsang ini terbuat dari tembaga dengan permukaan berupa anyaman strimin yang diletakan pada loyang, Angsang ini berfungsi untuk lapisan dasar pada permukaan loyang.

           6. Alat cap

Alat cap ini terbuat dari tembaga dengan kombinasi besi dengan pemukaan untuk berupa motif batik. Cap ini berfungsi untuk meletakan lilin malam dengan motif batik pada permukaan kain mori.

CARA PEMBUATAN BATIK CAP

  1. Kain mori diletakan diatas meja dengan alas dibawahnya menggunakan bahan yang mepuk.

  2. Malam direbus hingga suhu 60-70  derajat celcius

  3. Cap dicelupkan ke malam yang telah mencair tadi tetapi hanya 2cm saja dari bagian bawah cap

  4. Kemudian kain mori dicap dengan tekanan yang cukup supaya rapih. pada proses ini, cairan malam akan meresap ke dalam pori-pori kain mori.

  5. Selanjutnya adalah proses pewarnan dengan cara mencelupkan kain mori yang sudah di cap tadi ke dalam tangki yang berisi cairan pewarna.

  6. Kain mori direbus supaya cairan maam yang menempel hilang dari kain.

  7. proses pengecapan> penggodogan diulangi kembalijika ingin diberikan kombinasi beberapa warna.

  8. Setelah itu, proses pembersihan dan pencerahan warna dengan menggunkan soda

  9. Penjemuran kemudian disetrika supaya rapih.

HARGA BATIK CAP

Utuk membuat batik cap yang beragam motif, maka diperlukan banyak cap. Sementara harga batik cap relatif ;eboh mahal dari canting. Untuk harga cap batik pada kondisi sekarang degan ukuran 20cm X 20cm berkisar Rp. 350.000-, hingga Rp. 700.000-,/ motif. Sehingga dari sisi awal batik cap relatif lebih mahal. Harga jual batik cap relatif lebih murah dibandingkan dengan batik tulis, dikarenakan biasanya jumlahnya banyak dan memiliki kesamaan satu dan lainnya tidak unik, tidak istimewa dan kurang eksklusif. Jangka waktu pemakaian cap batik dalam kondisi yang baik bisa mencapai 5 tahun hingga 10 tahun, dengan catatan tidak rusaak.

PERSAMAAN DAN PERBEDAAN BATIK CAP DAN BATIK TULIS

              1. PERSAMAAN

– Cara menentukan lay-out atau patron dan juga bentuk-bentuk motif boleh sama diantara keduanya. sehingga keduanya dijahit untuk dibuat busana tidak ada perbedaan bagi perancang busana atau penjahitnya yang membedakan hanya kualitas gambarnya saja.

– Cara mrawat kain batik ( menyimpan, mencuci, dan menggunakannya ) sama sekali tidak ada perbedaan.

– Untuk membuat keduanya diperlukan gambar awal atau sket dasar untuk memudahkan dan mengetahui bentuk motif yang akan terjadi

-keduanya sama-sama dikatakan kain batik, dikarenakan dikerjakan dengan menggunakan bahan lilin sebagai media perintang warna.

– Dikerjakan hampir oleh tangan manusia untuk membuat gambar dan proses pengerjaan buka tutup warnanya.

– Bahan yang digunakan juga sama berupa bahan dasar kain yang berwarna putih, dan tidak harus dibedakan jenis bahan dasar benangnya (katun atau sutra) atau bentuk tenunanya.

– Penggunan bahan-bahan pewarna serta memproses warnanya sama, tidak ada perbedaan antara batik tulis dan batik cap.

        2 PERBEDAAN

– Batik tulis dikerjakan dengan menggunakan canting yaitu alat yang terbuat dari tembaga yang dibentuk bisa menampung malam (lilin batik) dengan memilki ujung berupa saluran/ pipa kecil untuk keluarnya malam dalam membentuk gambar awal dalam permukaan kain. Sedangkan batik cap dikerjakan dengan menggunkan cap (alat yang terbuat dari tembaga yang dibentuk sesuai dengan gambar atau motif yang dikehendaki). untuk pembuatan satu gagang cap batik dengan dimensi panjang dan lebar: 20cm X 20cm dibutuhkan waktu rata-rata 2 minggu.

– Bentuk gambar/ desain pada batik tulis tidak ada pengulangan yang jelas, sehingga gambar bisa nampak ebih luwes dengan ukuran gariis motif yang relatif bisa lebih kecil dibandingan dengan batik cap. Setiap potongan gambar (ragam hias) yang diulang pada lembar kain biasanya tidak akan pernah sama bentuk dan ukurannya.berbeda dengan batik cap yang kemugkinannya bisa sama persis antara gambar yang satu dengan gambar lainnya. Bnetuk gambar/desain pada batik cap selalu ada pengulangan yang jelas, sehingga gambar nampak berulang dengan bentuk yang sama, dengan ukuran garis motif relatif lebih besar dibandingkan dengan batik tulis.

– Gambar batik tulis bisa dilihat pada kedua sisi kain nampak lebih rata (tembus bolak balik) khusus bagi batik tulis yang halus. Gambar batik cap biasanya tidak tembus pada kedua sisi kain.

-Warna dasar kain batik tulis biasanya lebih muda dibandingkan dengan warna pada goresan motif. Sedangkan batik cap warna dasar kain biasanya lebih tua dibandingkan dengan warna pada goresan motifnya. Hal ini disebabkan batik cap tidak melakukan penutupan pada bagia dasar motif yang lebih rumit seperti halnya yang biasa dilakukan pada proses batik tulis. Korelasinya yaitu dengan mengejar harga jual murah dan waktu produksi yang lebih cepat.

-Wara yang dibutuhkan untuk membuat batik tulis relatif lebih lama (2 atau  3 lebih lama) dibandingkan dengan pembuatan batik cap. Pengerjaan batik tulis yang halus biasa memakan waktu 3 hingga 6 bulan lamanya. Waktu yang dibutuhkan untuk sehelai kain batik cap berkisar 1 hingga 3 minggu.

-Harga jual batik tuis relatif lebih mahal, dikarenakan dari sisi kualitas biasanya lebih bagus, mewah dan unik. Harga jual batik cap relatif lebih murah dibandingkan dengan batik tulis, dikarenakan biasanya jumlahnya banyak dan miliki kesamaan satu dan lainnya tidak unik, tidak istimewa dan kurang eksklusif.

-Alat kerja berupa canting harganya relatif lebih murah sekitar Rp. 10.000-, hingga Rp. 20.ooo-,/pcs. Untuk membuat batik cap yang beragam motif, maka diperlukan banyak cap. Sementara harga cap batik relatif lebih mahal dari canting. Untuk harga cap batik pada kondisi sekarang dengan ukuran 20cm x 20cm berkisar Rp. 35.000-, hingga Rp. 700.000-,/ motif. Hingga dari sisi modal awal batik cap relatiflebih mahal.

TIPS MERAWAT BATIK TRADISIONAL

  1. Jangan mencuci dengan sabun deterjen

  2. Jangan mencuci dengan disikat atau digosok

  3. Jangan mencuci dengan mesin cuci

  4. Jangan semprot parfum langsung terutama batik sutra

  5. Mencuci dengan sabun pencuci khusus batik

  6. Mencuci menggunakan buah lerak, daun nilam atau sari merang bakar

  7. Mencuci menggunakan sampo rambut

  8. Bila batik tidak terlalu kotor, mencucinya cukup rendam dengan air hangat tidak perlu dicuci  dengan sabun batik.

  9. Jika benar-benar kotor ada noda, bisa dihilangkan dengan sabun mandi atau kulit jeruk

  10. Saat menjemur, tarik bagian tepi batik secara perlahan supaya serat yang terlipat akan kembalib ke posisi semula.

  11. Hindari menyetrika batik secara langsung. Sebaiknya pada waktu menyetrika, diatas kain dilapisi kertas. Apabila terpaksa menyetrika batik secara langsung, setrika jangan terlalu panas.

  12. Jika nampak kusut, semprotkan sedikit air diatasnya, letakan sehelai alas diatas batik, baru disetrika terutama untuk batik halus, batik sutra.

  13. Apabila ingin memberi pewangian/ pelembut, jangan langsung, sebaiknya dilapisi kertas koran, baru disemprotkan, terutama batik sutra.

  14. Menjemur ditempat teduh, hindari sinar matahari langsung supaya warna tidak cepat pudar.

  15. Simpan batik kesayangan andadalam plastik, supaya tidak dimakan ngengat.

  16. Hindari pemberian kapur barus

  17. Supaya tidak dimakan ngengat, beri sedikit merica/lada dalam bungkus kain/ tisu atau akar wangi kering yang sebelumnya telah diproses dengan merendam di air panas.

 

sumber

https://avitazulvia.wordpress.com/2013/11/17/batik-cap/#:~:text=Pada%20awalnya%20hanya%20terdapat%20batik,yang%20telah%20digambar%20pola%20batik

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Simple Order
Order cepat tanpa ribet langsung melalui form whatsapp.
Fast Respons
Kami siap melayani dan merespons order Anda dengan cepat.
Quality Products
Kami hanya menjual produk yang benar benar bermutu dan berkualitas.
Temukan kami di :
Butuh Bantuan ?

Keranjang Belanja

×

Ups, Belum ada barang di keranjang belanja Anda.

Belanja Sekarang !

Form Bantuan Whatsapp!

×