7 Perbedaan Batik Tulis dan Batik Printing

Banyak yang salah kaprah dalam memaknai kain batik. Sebenarnya yang dimaksud kain batik adalah kain yang dilukis melalui proses manual, hand made.  Mulai dari membuat pola, membatik ( melukis memakai canting dengan malam ( lilin ) lalu mewarnai.

Proses pewarnaan ini ada dua macam, memakai warna kimia dan warna alam yang didapat dari  tanaman. Batik tulis warna alam lebih ramah lingkungan dan tidak menyebabkan alergi.

Lalu apa perbedaan batik tulis dan batik printing? Berikut 7 perbedaan batik tulis dan batik printing

Batik Tulis

Hobi koleksi batik atau cuma senang belanjanya aja untuk oleh-oleh? Sah-sah aja. Soal kualitas, batik tulis lebih unggul karena proses pembuatannya lebih rumit dan dikerjakan secara personal. Tapi kembali lagi ke selera, dan tentunya, kocek masing-masing karena harga batik tulis jauh di atas batik-batik lainnya. Semakin rumit motif dan jumlah warnanya, akan semakin mahal pula batik tulis tersebut.  Pada umumnya, berikut ini ciri khas yang ada di setiap kain batik tulis.

1) Harga batik tulis lebih mahal berkali-laki lipat dibanding batik printing. Karena proses pengerjaannya yang lebih rumit, dan dikerjakan manual dengan tangan manusia.

2) Motif satu dengan yang lain tidak simetris sebab dikerjakan dengan manual. Bentuk-bentuk motifnya tidak ada yang sama persis, ada yang lebih besar, tidak sempurna. Misalnya gambar burung yang satu dengan yang lain tidak bisa sama persis.

3) Batik tulis makin lama makin berkarakter, bukan memudar dan lusuh.

4) Selembar kain batik tidak bisa dibedakan mana yang depan mana yang belakang, karena pembatik melakukan proses pembatikan di kedua sisinya.

5) Batik tulis eksklusif seperti lukisan memilik ciri khas, nama pembatik atau inisialnya.

6) Batik tulis memiliki aroma khas lilin atau malam dan menggunakan pewarna alami, misalnya kulit kayu teger untuk warna kuning, daun tom dan akarnya untuk warna biru, kulit kayu tingi untuk warna hitam, dan kayu jambal untuk warna cokelat.

7) Batik tulis  diproduksi manual, tidak massal, seperti batik pabrikan atau batik printing.

 

Batik Printing

Karena pamor batik semakin meningkat, para pengusaha melihat celah untuk memproduksi batik print yang proses dan waktu pembuatannya lebih cepat dan mudah. Tak heran jika akhirnya harga jualnya pun jauh lebih murah dibandingkan harga batik tulis dan batik cap.

Batik printing atau batik cetak sebenarnya tidak bisa disebut batik tapi kain dengan motif batik, karena proses pembuatannya tidak menggunakan malam atau lilin panas dan pengerjaanya dilakukan dengan mesin, bukan hand made.

Ciri-ciri batik printing:

1) Bentuk motif yang simetris dan sempurna, karena desain dilakukan dengan mesin, sehingga bentuk-bentuk motifnya sama persis, nyaris sempurna.

2) batik printing memiliki motif yang tak terbatas, karena pengejaannya yang lebih mudah, bisa dibantu dengan software komptuter.

3) Batik printing bisa diproduksi secara massal. Sehari bisa menghasilkan ribuan meter. Biasanya batik semacam ini dipakai untuk seragam.

4) Harga yang lebih murah, bisa  mencapai 100 persen lebih murah.

5) Tidak memiliki aroma lilin atau malam.

6) Batik printing motifnya hanya ada di satu sisi aja, bagian belakang masih warna polos.

7) Warna cepat pudar dan tidak tahan lama.

 

Namun saat ini sudah ada batik printing yang menyerupai batik tulis.  Jadi bagi pecinta batik, harus lebih waspada jika ingin belanja batik tulis.  Dengan memakai batik tulis, kita melestarikan budaya bangsa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Simple Order
Order cepat tanpa ribet langsung melalui form whatsapp.
Fast Respons
Kami siap melayani dan merespons order Anda dengan cepat.
Quality Products
Kami hanya menjual produk yang benar benar bermutu dan berkualitas.
Temukan kami di :
Butuh Bantuan ?

Keranjang Belanja

×

Ups, Belum ada barang di keranjang belanja Anda.

Belanja Sekarang !

Form Bantuan Whatsapp!

×